Dirkrimsus Dinilai Kurang Serius, Media FRN akan Kawal Tuntas Tindak Lanjut Arahan Wakapolda Jawa Tengah
REPORTASE BHAYANGKARA
MAGELANG – Wakapolda Jawa Tengah memberikan respons terhadap laporan media terkait penambangan ilegal di Kabupaten Magelang, dengan mengarahkan untuk berkoordinasi dengan Humas atau Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus), melaui pesan whats’ap nya kepada awak media, Senin 18 Maret 2024.
Pihak kepolisian sepertinya kurang serius merespon keluhan masyarakat, sehingga menimbulkan tanda tanya di kalangan awak media, yang menekankan pentingnya transparansi dan kerjasama dalam mengungkap kebenaran serta menegakkan hukum yang adil.
Ketua Umum Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara Counter Polri, Raden Mas Agus Rugiarto, SH. M.H, bersama kelompok advokasi lingkungan mengecam sikap Dirkrimsus Polda Jawa Tengah yang dianggap kurang serius dalam menangani masalah ini, mengingat dampak seriusnya terhadap lingkungan dan masyarakat.
Di tengah kekhawatiran masyarakat akan penambangan ilegal, Wakapolda Jawa Tengah menegaskan pentingnya penanganan serius demi menjaga kelestarian lingkungan dan ketertiban masyarakat.
Media PW RFN akan terus mengawal tindak lanjut arahan Wakapolda sampai tuntas dari pihak berwenang, agar tidak menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan kurangnya akuntabilitas Aparat Penegak Hukum yang menimbulkan ketidakpastian hukum.
Demikianlah perkembangan terbaru terkait tidakresponsifnya Dirkrimsus Polda Jawa Tengah dalam menanggapi pertanyaan dari awak media mengenai penambangan ilegal. (Red)

