Clement Francis: Tahun 2023 Moment untuk Properti Bangkit Kembali Bersama Lamudi
REPORTASE BHAYANGKARA
JAKARTA–Gelar media Gathering Lamudi bersama para Agen Properti Lamudi memperkenalkan Agent Awards penjualan berbasis digital, acara yang digelar di Artotel Jakarta Selatan, acara yang di hadiri para media dan pengurus Lamudi. Agent properti yang menghasilkan penjualan ini lumayan banyak. Selasa (14/03/2023).
Ketika diwawancarai para awakmedia ketua DPD AREBI DKI Jakarta Clement Francis ia mengungkapkan rasa berterima kasih sama pemerintahan Pak Jokowi di tahun 2021 sampai pada September 2002 partisipasi dari pemerintah kepada properti meningkatkan Animo masyarakat itu luar biasa sekali,” ujarnya.
Lanjutnya, setelah masa berlalunya pandemi itu ada kenaikan yang luarbiasa sekali dengan adanya campur tangan pemerintah dan juga dengan setelah dilepas PPKM ini,”terangnya.
Sebenarnya ini menjadi satu titik ukur yang luar biasa, untuk di sektor properti yang walaupun di akhir 2022 di bulan Oktober mendapatkan rezeki tetapi dibulan Oktober 2022 itu ada penurunan daya beli,”jelasnya lagi.
“Kenapa …? Karena ada ketakutan pada masyarakat.” ungkapnya, tetapi dibulan November sampai Desember itu pemerintahpun menyatakan bahwa Indonesia ini masih jauh daripada resepsi bahwa di tahun 2023 tetapi perlu waspada setiap saat di tahun 2023 saya sampaikan bahwa di bulan Februari kemarin saja di awal itu member,” ujar Clement.
Clement Francis mengatakan bahwa telah melakukan penjualan hampir 1500 menit dalam waktu 2 hari artinya apa di situ kan teman-teman wartawan bisa lihat bahwa animo masyarakat masih tinggi untuk dan juga kalau kita lihat lagi dimasa di daerah BSD itu ada yang nilai propertinya yang mahal, tetapi di mana masih tinggi artinya apa tingkat kepercayaan masyarakat untuk membeli properti itu masih ada kan apa tadi yang seperti yang saya katakan lagi bahwa masyarakat Indonesia kita orang timur, bahwa orang tua kita sampaikan, terangnya. “Nah … kalau bisa nanti kalau sudah besar sudah bisa bekerja.
Tingkat daya beli pada pembelian kompetitor dalam menjaga komitmen dari pihak developer maupun dalil tentang arah. Jadi, apapun perjanjian itu adalah dimulai dan sebagainya. Kami inikan tenaga pemasar kami ini adalah tenaga marketing yang menjual properti itu setiap developer datang kepada kami untuk meminta bantuan kamipun juga pilih-pilih kepada developer mana yang bisa dipercaya mana yang bisa enggak, kami tidak bisa tahu tetapi kami di asosiasi ini mengimbau pemerintah mungkin regulasi untuk pembangunan properti itu ada aturannya,” tutupnya.
(Asty).

