HUKUM KASUS 

Kuasa Hukum Odie Hudiyanto & Partners : Sidang Perdana Oli dan Raf Penipuan, Penggelapan, dan pemalsuan Akan Digelar di PN Jakarta Selatan

Reportasebhayangkara.com

Kuasa hukum Hudiyanto & Partners : Sidang Perdana Oli dan Raf Akan Digelar di PN Jakarta Selatan

Odie Hudiyanto & Partners mengatakan bahwa sidang Perdana Oli dan Raf akan digelar Rabu 26 Januari 2022 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

OLI (Anak Penyanyi Lawas ND) dan RAF Diduga Melakukan Pidana Penipuan, Penggelapan dan Pemalsuan Surat dengan Korban Sebanyak 225 orang dan Kerugian 9,7 miliar.

Kasus ini bermula pada tahun 2019, ketika “OLI” dengan bujuk rayu dan iming-iming menawarkan kepada para korban untuk ikut program penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui jalur prestasi, yaitu: jalur khusus untuk menggantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang meninggal dunia Covid-19, maupun yang diberhentikan karena terkena kasus pelanggaran berat.

“OLI menjamin jika CPNS yang dibawa olehnya dipastikan diterima sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena dirinya memiliki jalur khusus dengan pejabat tinggi di Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan apabila tidak diterima maka uang yang sudah diterima akan dikembalikan.” ujar nya

Pada akhirnya, terkumpul 225 (dua ratus dua puluh lima) orang yang mengajukan diri ikut dalam Program Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan terkumpul uang sekitar kurang lebih Rp: 9.787.999.999, (sembilan miliar tujuh ratus delapan puluh tujuh juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan rupiah).

“Setiap korban menyerahkan uang dengan besaran beragam. Dari mulai yang terkecil sebesar
Rp: 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) sampai yang terbesar Rp 156.000.000,(seratus lima puluh enam juta rupiah) sudah diserahkan secara cash/tunai dan transfer ke rekening OLI dan RAF di Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, dan Bank Rakyat Indonesia, (BRI).” jelas si korban

“Kuasa Hukum korban Odie Hudiyanto & Partners mengatakan bahwa para korban sudah kehilangan pekerjaan, kehilangan rumah, dan bunga bank berjalan terus, karena mereka membayar hutang untuk seleksi CPNS. ini karena menggadaikan barang – barang, jual tanah, jadi kami sebagai Kuasa Hukum akan mengkawal para korban” tegas Kuasa Hukum Odie Hudiyanto & Patners.

#KuasaHukumOdieHudiyanto&Patner#

#OliTerjeratKasusPenipuan9.7M#

(Red/Rian).

 

Related posts

Leave a Comment